Rame ttg Film Fitna

April 3, 2008 at 2:29 am Tinggalkan komentar


Kalo Di Indonesia sekarang lagi rame ama film ayat-ayat cinta tapi kali ini yang lagi rame dibahas di dunia internasional nih film fitna, mmhh…ttg apa ya ??

– FITNA –

 film yg lg jd buah bibir dan dikutuk dunia termasuk Uni Eropa dengan pesan yg sangat jelas… “stop islamisasi” yg memang sedang pesat berkembang di eropa…Memang…sungguh menyayat hati setiap muslim… Tapi…tetap, harus kita sikapi dengan sabar…  Berikut beberapa artikel yang memuat persepsi si “meneer”… :  

Fitna the Movie di Internet

“Film yang sopan dalam batas koridor hukum Belanda”

Marina Brouwer27-03-2008Fitna, film yang sudah lama dinanti-nanti buatan anggota parlemen Belanda Geert Wilders akhirnya, sejak Kamis malam waktu Belanda, bisa dilihat juga di internet. “Film yang sopan dalam batas koridor hukum Belanda,” demikian Wilders menyebut film sepanjang 16 menit itu dengan pesan terhadap Al Qur’an. Pengumuman Fitna mengundang kekhawatiran di dalam dan di luar negeri. Silakan melihat film Geert Wilders di LiveLeak.com “Pesan saya jelas: makin banyak islamisasi akan berarti berkurangnya kebebasan kita, akan mengurangi hal-hal yang kita junjung tinggi di Belanda dan di sebuah negara demokrasi,” kata Geert Wilders kepada Radio Nederland tak lama setelah filmnya keluar.

Awal film
Film Fitna dimulai dengan gambar kitab suci Al Qur’an dan karikatur Denmark yang menggambarkan Nabi Mohamad mengenakan tulban dan bom. Sesudah itu terlihat gambar serangan berdarah terhadap New York, London dan Madrid, yang diiringi dengan pembacaan ayat-ayat suci Al Qur’an. Selain itu juga diperlihatkan persiapan eksekusi oleh kalangan muslim radikal.Kemudian muncullah tayangan panjang kepala berita pelbagai surat kabar; tidak hanya mengenai pembunuhan sineas Belanda Theo van Gogh oleh penganut Islam radikal Mohamad Bouyeri, tetapi juga ancaman terhadap penulis Inggris keturunan India Salman Rushdie, menyusul terbitnya buku Ayat-Ayat Setan.Dan Geert Wilders sendiri juga tidak ketinggalan. Kepala berita, ‘Jihad terhadap Wilders’ terpampang besar. Sementara itu ditampilkan juga beberapa orang imam yang mengeluarkan ucapan-ucapan radikal terhadap orang Yahudi dan kalangan gay. Terlihat pula gambar seorang anak perempuan kecil yang, dalam bahasa Arab, menyamakan orang Yahudi dengan “kera dan babi” serta rujukannya pada kitab suci Al Qur’an.

Film Fitna kemudian menyoroti apa yang disebutnya bahaya Islam terhadap Negeri Belanda. Gambar-gambar mesjid disusul dengan tulisan, “salam dari Belanda.” Ditampilkan pula angka-angka meningkatnya jumlah orang Muslim di Belanda. Pada film ini hanya diperdengarkan musik klasik dan suara asli yang ada.

Akhir film
Akhirnya terlihat gambar tangan yang membuka halaman kitab suci Al Qur’an. Lalu tidak terlihat apa-apa, hanya gambar hitam. Tapi terdengar suara kertas yang disobek. Kemudian muncul tulisan bahwa yang disobek itu adalah buku telpon. “Bukanlah saya, melainkan orang Muslim yang harus merobek ayat-ayat yang mengandung kebencian dalam Al Qur’an.” Lalu Wilders melanjutkan peringatannya dengan kata-kata, “Islam ingin menguasai, menundukkan dan bertekat menghancurkan kebudayaan Barat.”

Tayangan terakhir kembali memperlihatkan karikatur Nabi Mohamad dengan bom pada tulbannya. Penyulut bom itu hampir terbakar habis, lalu terlihat ledakan dan kilat sebagai akhirnya.

Rapat darurat
Tiga jam sebelum Wilders memasang filmnya pada internet, Koordinator Nasional Pemberantasan Terorisme Tjibbe Joustra sudah mengeluarkan peringatan. Segera setelah film itu ditayangkan kabinet Belanda mengadakan rapat darurat. Diberitakan Perdana Menteri Jan Peter Balkenende akan mengeluarkan pernyataan. Berkali-kali Balkenende sudah memperingatkan Wilders supaya tidak menayangkan film ini. Di dalam dan di luar negeri, pemerintah Belanda sudah menegaskan bahwa sebelum film ini keluar tidak bisa diambil langkah terhadap Wilders, karena ini merupakan kebebasannya untuk berpendapat.

Sejam setelah diluncurkan di internet, film itu sudah dilihat sebanyak 75 ribu kali. Kejaksaan Belanda akan menyelidiki apakah Fitna melanggar hukum. Bulan-bulan terakhir, terhadap Wilders sudah dilakukan puluhan pengaduan.

Geert Wilders tentang Fitna:

“Banyak orang mungkin tidak tahu bahwa (terorisme, red) berasal dari Quran. Bahwa Quran mengandung ayat-ayat yang menggunakan istilah torhibu (terorisme). (…)  Untungnya masa kini tidak ada lagi orang-orang yang mencari kebenaran di Alkitab atau Tora untuk membenarkan tindakan yang sangat keji. Tapi ini masih terjadi dengan Quran dan Islam. Dan saya mau menunjukkan: ini bukan buku yang sekedar tebal saja, tapi semuanya berasal dari buku yang mengerikan itu.” 
“Sudah tentu saya membedakan agama dari orang-orangnya. Saya benar-benar melawan segala sesuatu yang berkaitan dengan ideologi Islam dan agama, Quran dan Mohamad. Karena menurut saya, semuanya itu mengorbankan kebebasan kami. Saya tidak bermasalah dengan orang Muslim secara individu atau dengan kelompok Muslim. Film ini bukan tentang orang Muslim.” Perdana Menteri Balkenende:“Kami menyayangkan film ini ditayangkan oleh bapak Wilders. Kami tidak mengerti apa tujuan film ini kecuali menyakiti perasaan. Pemerintah merasa didukung oleh reaksi-reaksi pertama yang berimbang dari organisasi-organisasi Muslim di Belanda.”   Fouad Sidali (Ikatan Kerjasama warga Maroko di Belanda):“Film ini tidak mengejutkan seperti diduga sebelumnya. Kami belum ditelpon pendukung kami dengan keluhan mereka merasa tersinggung atau dihina. Mereka hanya berkata: bagi kami fragmen-fragmen di film itu juga mengerikan. Itu adalah fragmen-fragmen yang sudah masuk dalam buku sejarah; dan yang bertanggungjawab adalah penjahat, kaum kriminal dan bukannya Islam.”   

Kenapa Geert Wilders Melarang Al Quran

Sudah Dibaca 15 kali

Chaalan Charif dan Nicolien den Boer17-09-2007  Geert Wilders pemimpin Partai Kebebasan PVV, sempat mengguncang Belanda dengan seruannya untuk melarang kitab suci Al Quran. Sesudah itu ia menolak berkomentar. Untuk pertama kalinya Wilders membuka suara dalam wawancara dengan redaksi Arab, Radio Nederland, mengenai apa yang dimaksudkannya dengan pelarangan Al Quran bisa diberlakukan melalui UUD.Dijaga ketat
Ruangan kantor Geert Wilders di Den Haag terjaga baik. Paling tidak ada empat pengawal pribadi Wilders yang menjelaskan apa yang dapat dan tidak dapat dilakukan kalau anda masuk ke sana.  Misalnya tidak boleh membuat film di kamar Wilders dan hanya boleh memotret tembok kosong. Mereka menggeledah tas berisikan alat perekam dan melontarkan pertanyaan-pertanyaan tajam seperti:

Apakah anda membawa senjata? Apakah ada kantong rahasia di tas anda?Sudah tiga tahun lamanya Wilders dijaga ketat, menyusul ancaman pembunuhan terhadap dirinya. Setelah usulnya agar kitab suci Al Quran dilarang, banjirlah pula ancaman pembunuhan terhadapnya.Pak Wilders, ketika kami masuk ruangan ini tas-tas kami diperiksa. Ini bukan hal biasa bagi kami, tapi anda sudah terbiasa dengan penjagaan ketat. Lalu bagaimana rasanya hidup begitu?“Tidak enak. Bagi saya dan bagi keluarga saya, ini merupakan suatu hal yang sangat menyusahkan. Sebenarnya, hal itu tidak patut terjadi di sebuah partai demokrasi, baik bagi partai kebebasan PVV atau pun partai kiri hijau GroenLinks. Kalau tidak sependapat semestinya ajukan saja argumen, jangan mengancam.

Apakah anda tidak merasa terkucil dari masyarakat?“Sebenarnya saya ingin lagi bisa minum bir di kafe, tapi saya sudah tiga tahun tidak bisa melakukan hal itu. Memang kalau dibandingkan dengan politisi lain saya kurang banyak kontak sosial. Tapi saya berkomunikasi lewat website saya. Kalau melihat popularitas partai saya naik, ini menunjukkan bahwa saya tidak terkucil dari dunia luar.”Lebih dari 10 tahun menggeluti Islam
Ucapan-ucapan anda semakin ekstrem saja. Beberapa bulan lalu anda mengusulkan agar sebagian dari Al Quran dicoret saja dan sekarang anda menuntut agar Al Quran dilarang total. Apa tindakan anda ini untuk menarik perhatian media sebanyak mungkin?Tidak. Sebenarnya saya sudah lebih dari sepuluh tahun menggeluti Islam. Banyak negara Islam yang telah saya kunjungi. Saya telah mempelajari Al Quran, berbicara dengan para guru besar di dalam dan di luar negeri. Akhirnya saya menyimpulkan, kitab yang membatasi kebebasan harus dilarang demi memperkuat kebebasan beragama. Anda tahu bahwa di Al Quran terdapat ayat-ayat yang mengatakan, orang murtad harus dihukum mati. Selain itu, saya memang tidak berkeberatan mendapat perhatian media. Bohonglah saya, kalau tidak demikian halnya.

Tetapi kenapa anda tidak langsung melarang Alkitab juga atau melarang kitab-kitab lain yang juga berisi ayat-ayat yang menyulut kekerasan?Bagi orang Islam Al Quran adalah seratus persen wahyu Tuhan, sementara Alkitab bagi orang Kristen tidak demikian. Memang saya sadar, melarang Al Quran itu adalah langkah yang radikal. Tapi kalau dengan melarang Al Quran kita bisa menyelamatkan satu orang h0mo dari siksaan, kenapa kita tidak larang saja Al Qur’an. Memang teroris-teroris jalanan asal Maroko yang sering memukuli h0mo di Amsterdam, melakukan hal itu tanpa membawa Al Quran di tangan. Tapi mereka di rumah memiliki Al Quran dan dididik dengan pikiran bahwa kaum h0mo lebih rendah nilainya ketimbang babi. Pemerintah Belanda hendaknya memperingatkan bahwa orang tidak boleh membaca hal-hal seperti itu dan juga tidak boleh mengatakan bahwa kaum gay itu lebih rendah.Islam agama yang mengerikan
Berdasarkan penelitian di kalangan remaja muslim yang menjadi radikal di Amsterdam ternyata, sebagian justru bertambah radikal karena di Belanda seolah muncul iklim anti Islam. Apakah anda tidak merasa termasuk penyebabnya?Ini tuduhan tidak masuk akal. Tindakan-tindakan radikal seperti menyiksa perempuan atau memukuli h0mo itu sudah ada. Saya hanya mencari penyebabnya. Lalu saya baca Al Quran dan melihat ada kaitannya, lalu saya katakan hal itu dan saya ingin agar itu dilarang. Saya tidak merasa melakukan hal-hal yang menjadikan orang bertambah radikal. Saya hanya membela aturan negara hukum kita. Lagi pula saya tidak menyamaratakan orang Islam. Saya membedakan antara orangnya dan agamanya. Memang menurut saya Islam itu agama yang mengerikan, tapi saya tidak menentang orang-orang mematuhi hukum, nilai-nilai dan norma-norma Belanda. Tapi ini tidak bisa terjadi, kalau mereka berpedoman pada buku itu. Menghentikan arus migran Islam
Andaikan anda menjadi pemimpin di Belanda. Bagaimana menurut Anda Belanda 10 tahun ke depan?Saya akan menghentikan arus migran dari negara-negara Islam, karena menurut saya, budaya kita semakin punah. Saya ingin, budaya Belanda tetap dominan di atas budaya-budaya lain yang sebenarnya boleh saja masuk Belanda. Banyak sekali orang Belanda merasa asing di negeri sendiri. Mereka ini tidak boleh dianggap remeh. Kalau tiap tahun puluhan ribu orang asing datang ke sini, proses integrasi bisa terhambat. Ini kan sama dengan mengeluarkan air dari perahu bocor. Saya juga tidak akan mengizinkan pembangunan mesjid baru, karena jumlahnya sudah cukup. Saya akan menutup sekolah-sekolah Islam. Dan saya juga sebenarnya mendorong fatsun. Menurut saya sangatlah aneh kalau kita menghemat 600 juta milyar euro di sektor perawatan orang lansia dan orang cacat, sementara banyak dana dikucurkan untuk mainan kelompok kiri seperti pengampunan umum bagi orang asing yang ilegal.Muak relativisme budaya
Anda menganggap budaya Belanda lebih tinggi dari budaya Islam. Apakah sikap anda ini tidak sama dengan sikap kelompok radikal di Timur Tengah? Mereka juga takut terhadap pengaruh dari luar dan menganggap budaya Islam lebih baik dibandingakan dengan budaya barat yang dekaden?Saya tidak takut. Saya cuma muak dengan pendukung relativisme budaya yang berpendapat bahwa semua orang boleh masuk Belanda, sehingga Belanda menjadi tempat bercampurnya berbagai budaya. Saya ngeri kalau mendengar perdana menteri mengatakan hal-hal seperti itu. Memang kita tidak boleh meniru semua yang berasal dari sebuah budaya yang justru kita kritik. Tapi coba saja anda jalan membawa Alkitab di Arab Saudi atau mengaku Kristen di Iran.Tapi anda kan berbuat persis sama dengan mereka?Betul. Negara-negara Arab tidak menginginkan negara mereka menjadi plural. Terlepas dari pendapat saya tentang budaya, itu adalah hak mereka. Mereka negara yang berdaulat. Saya hanya mengritik mereka, kalau mereka melanggar HAM, atau mendukung teroris. Saya tidak mengurus budaya apa yang mau dianut Arab Saudi atau Yaman.Sebab musabab anti Islam
Bagaimana anda kok bisa menjadi seorang anti Islam?Dari umur tujuh belas sampai sembilan belas tahun saya tinggal di Israel, di Tepi Barat Sungai Yordan. Waktu itu saya sangat a-politik. Kerjaan saya ngejar cewek. Tapi waktu itu kami sering ditembaki oleh orang Palestina. Lalu saya memutuskan untuk memahami Timur Tengah secara keseluruhan. Lalu saya kunjungi semua kawasan itu. Saya magang dan  banyak berlibur di Timur Tengah. Saya menemukan satu hal yang konstan di kawasan itu. Orang-orangnya sangat ramah, tapi pemerintah dan agamanya brengsek. Rakyat sering diperlakukan seperti binatang. Maka saya merasa kasihan sama mereka.Saya juga banyak mengunjungi think tank dan lembaga-lembaga penelitian di Jerman dan Prancis. Mereka sudah sejak dini melihat ada ancaman Islam radikal. Tapi di Belanda orang tidak melihat hal itu, meskipun setelah 11 September dan serangan di Madrid dan London. Di Belanda sini orang tidak mau konfrontasi. Belanda adalah negara konsensus. Kita suka menyembunyikan masalah. Kita lebih suka bergandengan tangan, bernyanyi besama di bawah pohon natal.Al Quran sangat menarik

Bagaimana kok anda yang sangat sering ke Timur Tengah menyimpulkan bahwa Islam adalah satu-satunya masalah?Islam bukan satu-satunya masalah, tapi merupakan masalah terbesar. Lihat saja Timur Tengah. Semakin penting peranan Islam, semakin buruk nasib orang di sana. Satu-satunya negara demokrasi di kawasan itu adalah Israel.Ada orang menduga anda agen Israel?Omong kosong. Saya tidak hanya menerima informasi dari Israel saja. Saya kan membaca koran-koran Arab di internet, menonton televisi arab yang berbahasa Inggris. Saya memang gila informasi. Al Quran sangat menarik bagi saya sehingga saya bisa membacanya sampai lima belas kali. Iklan Anti Geert Wilders

Mengejutkan dan Menyenangkan Kaum Muslimin

Michel Hoebink17-03-2008Ucapan-ucapan politikus ekstrim kanan Geert Wilders tentang Al Quran sama dengan anti-semitisme. Hal itu tercantum dalam iklan yang dipasang oleh seorang Yahudi Belanda dan penulis Harry de Winter di halaman depan harian de Volkskrant. Ini menyenangkan kaum Muslim Belanda. “Kalau Wilders berujar sama terhadap Yahudi dan Kitab Suci Perjanjian Lama seperti yang sekarang dilontarkannya terhadap Muslim dan kitab suci Al Quran, maka sudah lama ia akan tersingkir karena dihukum dengan tuduhan anti-semitisme,” demikian bunyi teks dalam iklan itu, yang ditandatangani oleh Yayasan Prakarsa-prakarsa dan Suara Yahudi Yang Lain. Reaksi Yahudi
Produsen dan penulis Harry de Winter adalah salah satu pendiri kelompok Suara Yahudi yang Lain, suatu grup Yahudi Belanda yang kritis terhadap kebijaksanaan Israel di Palestina. Iklim yang diwujudkan Wilders, menurutnya bisa disamakan dengan munculnya anti-semitisme di Eropa pada tahun 1930an. Ia berpendapat bahwa di Belanda terlalu sedikit tanggapan terhadap Wilders. Tetapi terutama ia berpendapat bahwa harus ada reaksi dari sudut Yahudi. “Tidak ada orang lain seperti kami orang Yahudi yang sadar ke arah mana diskriminasi semacam itu akan berakhir”, ungkapnya di de Volkskrant. Pemimpin PVV Geert Wilders menyebut Al Quran antara lain ‘buku fasis’ dan ‘license to kill’ (izin untuk membunuh). Ini ucapan absurd, tegas De Winter. Leon de Winters: “Tidak bisa dimengerti, Wilders dengan omong kosong seperti ini tidak diapa-apakan.” Kalau Anda membaca Kitab Perjanjian Lama yaitu kitab suci orang Yahudi yang disebut Taurat, maka akan Anda temui juga teks-teks membeci kalangan h0mo seksual, membenci perempuan dan mengajarkan untuk membunuh orang non-Yahudi. “Tapi karena Anda dengan alasan ini menyebut kitab suci orang Yahudi itu, fasis, maka semua orang di negeri ini akan marah. Karena itu wajar kalau organisasi pembela Yahudi seperti CIDI dan Yayasan Anne Frank akan memprotes. Tapi kalau berkenaan dengan orang Islam, tampakya serba boleh.” Diperkuat
Umat Muslim Belanda merasa diperkuat oleh iklan itu. “Rasanya kalangan Muslim Maroko selalu disalahkan,” kata Fouad Sidali dari Kelompok Kerjasama Maroko di Belanda. Fouad Sidali: “Tapi kalau kami sendiri yang berteriak-teriak, maka kami akan dituduh berperan sebagai korban, dan kami tidak mau dikritik. Karena itu kami senang kalau sekarang warga Yahudi yang membela kami.” Tetapi, kalangan Yahudi Belanda tidak bersikap satu. Ronnie Naftaniel dari Pusat Informasi dan Dokumentasi Israel, CIDI, berpendapat dengan melancarkan kritik itu, De Winter telah mencampuradukkan Islam dengan Muslim. “Kalau Wilders mengatakan bahwa orang Muslim tidak boleh lagi masuk Belanda, maka itu jelas diskriminasi. Tetapi agama harus bisa dikritik. Itu termasuk kebebasan berpendapat. Orang boleh mengatakan bahwa agama Yahudi itu agama terbelakang.”Perbandingan dengan anti-semitisme oada tahun 1930, demikian Naftaniel, adalah salah. “Kedudukan orang Yahudi waktu itu tidak sama dengan kedudukan orang Muslim sekarang. Sekarang orang harus berurusan dengan kelompok Muslim ekstrim yang ingin merusak tata hukum kita. Itu harus dilawan, tetapi tanpa harus menyamaratakan semua orang Muslim.

Entry filed under: Uncategorized. Tags: .

berita gembira 22 mar 08 Keadaan serba ga kondusif

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


April 2008
S S R K J S M
« Mar   Mei »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

Tamu Kunjungan

  • 71,035 hits

my Photo's

PicsArt_1408196181003

PicsArt_1408195912604

20150405_125014

Lebih Banyak Foto

%d blogger menyukai ini: