Anugrah di setiap Langkah

Juli 14, 2008 at 4:21 am 5 komentar


Lagi2 dari email salah seorang teman hari ini, dan kita bisa ambil hikmahnya

Seorang professor diundang untuk berbicara di sebuah basis militer. Di sana , ia berjumpa dengan seorang prajurit yang tak mungkin dilupakannya, Ralph, penjemputnya di bandara. Setelah saling memperkenalkan diri, mereka menuju tempat pengambilan bagasi.

Ketika berjalan keluar, Ralph sering menghilang. Banyak hal dilakukannya. Ia membantu seorang wanita tua yang kopornya jatuh dan terbuka, kemudian mengangkat dua anak kecil agar mereka dapat melihat sinterklas.

Ia juga menolong orang yang tersesat dengan menunjukkan arah yang benar. Setiap kali, ia kembali ke sisi sang professor dengan senyum lebar menghiasi wajahnya.

Dari mana Anda belajar melakukan semua hal itu ? tanya sang professor.

Melakukan apa ?  tanya Ralph.

Dari mana Anda belajar  untuk hidup seperti itu ? desak sang professor.

Oh, kata Ralph, selama perang ….. Saya kira, perang telah mengajari saya banyak hal.

Lalu ia menuturkan kisah perjalanan tugasnya di Vietnam. Juga tentang tugasnya saat membersihkan ladang ranjau, dan bagaimana ia harus menyaksikan satu  persatu temannya tewas terkena ledakan ranjau di depan matanya.

Saya belajar untuk hidup di antara pijakan setiap langkah. katanya ……

Saya tidak pernah tahu, apakah langkah berikutnya adalah pijakan terakhir, sehingga saya belajar untuk melakukan segala sesuatu yang sanggup saya lakukan tatkala mengangkat dan memijakkan kaki serta mensyukuri langkah sebelumnya.

Setiap langkah yang saya ayunkan merupakan sebuah dunia baru, dan saya kira sejak saat itulah saya menjalani kehidupan seperti ini. Kelimpahan hidup tidak ditentukan oleh berapa lama kita   hidup, tetapi sejauh mana kita menjalani kehidupan yang bermakna bagi orang lain.

“Nilai manusia ……tidak ditentukan dengan bagaimana ia mati,  melainkan bagaimana ia hidup.
Kekayaan manusia bukan apa yang ia peroleh, melainkan apa yang telah ia berikan.”

“Selamat menikmati setiap langkah hidup Anda dan BERSYUKURLAH SETIAP SAAT …….
Banyak orang berpikir bagaimana mengubah dunia ini.
Hanya sedikit yang memikirkan bagaimana mengubah dirinya sendiri..

Entry filed under: Uncategorized. Tags: .

Perbedaan dgn pasangan? BT aaahhh….

5 Komentar Add your own

  • 1. Andreas  |  Juli 14, 2008 pukul 6:18 am

    Bagus isinya…
    Amy

    Balas
  • 2. amyrahma  |  Juli 14, 2008 pukul 7:00 am

    thank you for your visit..hehe..tampaknya jadi langganan sekarang..huehehehe…

    Balas
  • 3. rena  |  Juli 14, 2008 pukul 7:33 am

    mikong….

    emailnya ngena tuh, lu termasuk yg mana ya??? =p

    Balas
  • 4. ubadbmarko  |  Juli 15, 2008 pukul 3:28 am

    Dunia tak akan berubah, jika manusianya tidak berubah, spesies yang bisa hidup bertahan bukan spesies yang berbadan besar dan bercakar, tapi yang mampu berpikir melangkah kedepan,

    Balas
  • 5. kiki  |  Oktober 7, 2008 pukul 9:03 am

    Dunia ini hanya bayangan semata, maka dari itu jgn lah dunia ini dijadikan tujuan hidup yang sesungguhnya…..
    Carilah tujuan hidup didunia ini dengan seksama…
    Amy…apakah tujuan hidup kamu di dunia ini ?

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Juli 2008
S S R K J S M
« Jun   Agu »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Tamu Kunjungan

  • 71,035 hits

my Photo's

PicsArt_1408196181003

PicsArt_1408195912604

20150405_125014

Lebih Banyak Foto

%d blogger menyukai ini: